Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

Sabtu, 100807 @RITECH 2007

Tinggalkan komentar

Sabtu, 100807 @RITECH 2007

Ini merupakan kunjungan pertama saya di RITECH (Research, Innovation Technology) Indonesia 2007. Alhamdulillah, Allah Ta’ala beri kesempatan diantara padatnya jadual. he.he..

Setelah janjian dengan Sahabats RISKA dihari jumat-nya dan disepakatilah untuk ketemuan di RISKA Sabtu pukul 10 pagi. Jam 10 kurang 5 saya sudah sampai di RISKA, belumlah masuk ke RISKAplex, bunyi sms masuk dan mengabarkan bahwa 2 Sahabatku sudah diparkiran. Jam 10 lewat kami berangkat. Senangnya jalan bersama Sahabat yang disiplin dan antusias. RISKAder emang harus mencerminkan pribadi yang ontime. Makasih ya.

Setibanya di Mall Glodok Kemayoran, banner RITECH terpampang dengan gagah. Sesampainya kami segera menuju lt 3 dan mampirlah kami ke meja informasi, memastikan agenda yang ada hari ini, ikutan daftar seminar jam 15-17, lalu kami telusuri satu persatu stand yang ada disana. Barisan awal ini stand-stand Research dari Institusi Negara dan lembaga lainnya.

Lihat dan coba cari tahu, nanya-nanya di stand-stand Lt 3 ini eh ampe ada yang ketemu ma dosen lho… Setelah cipika-cipiki mungkin dibenaknya –mungkin saja– “Insya Allah Ibu Dosen masih inget ama aku ga ya..?” pikirnya. He..he… trus sedikit interview-in ama adik-adik angkatan cek-ile…

Masuk sebentar diacara Seminar Animasi (ada yang beli souvernirnya juga lho) yang di stand sebelumnya saya baru tahu bahwa ITB sedang membuat prototype motherboard yang sementara baru untuk client lalu keliling lagi setelah singgah dulu di stand Pemda Aceh (nad.go.id) dan seorang penjaganya memaparkan kondisi sebelum dan pasca tsunami bahwa Aceh jauh lebih high tech dibanding provinsi lainnya seperti kini setiap wilayah dan kantor pemda dan institusi terkait itu terhubung dengan satelit dan VSAT sehingga komunikasi antar daerah sangat cepat. Aceh pun sudah menjalankan program Aceh Goes To Open Source. Mungkin yang kita kenalkan selama ini cuman BRR Aceh.

Disana juga kami menemui Game Competition for Kids yang serunya 30 menit jelang acara komputer panitia kena virus, akhirnya dikeroyok oleh rekans dari Ubuntu untuk meng-ubuntukan PC-PC tsb dan panitia pun setuju yang penting jadual ga molor. Terus menelusi stand-stand BUMN dan Pemerintah kami tertarik dengan stand RISTEK.go.id, kami ngisi buku tamu dan dapet CD Installer Linux GSI yang dikembangkan oleh kantor menristek sendiri. Di Stand BPPT kami memperoleh penjelasan bahwa BPPT memiliki situs Sistem Informasi IPTEK (www.iptek.net.id) yang bisa kita browsing.

Tak lama kami sampai di stand-stand komunitas. Selain atas nama pribadi kami memperkenalkan RISKA dan ngobrol2 mulai dari stand Komunitas Blender Indonesia (www.blender-an.org), Universitas Gunadarma –eh ga nyangka ada yang dapet tas ukuran yang kalo CPU dimasukin cukup ke tas itu, siapa hayoo ngacung..?– yang sudah memiliki Digital Library www.library.gunadarma.ac.id maupun KPLI (komunitas penggerak linux indonesia) dengan aksesoris menarik. Selain itu ada stand Nurul Fikri, Brainmatic dengan IlmuKomputer.Com yang disini saya memperoleh CD yang berisi content dari IlmuKomputer.com hanya dengan 5 ribu rupiah. Masya Allah padahal isinya tak sebanding dengan harganya.

Selain itu ada stand www.technologyindonesia.com yang ternyata baru dua bulan ini didunia maya. Disebelahnya terdapat stand Ubuntu Indonesia yang dikerumuni pengunjung yang berebut mesen DVD Repository yang harus waiting list. Karena yang bakarin satenya cuman ada satu PC dan satu laptop. Kami mesen siang dan muter2 lagi salahsatunya Yayasan Air Putih (www.airputih.or.id) dan mengisi Form Permohonan Free Hosting (www.hosting.airputih.or.id) sampai jelang sore kami kembali ke stand Ubuntu ternyata DVD pesenan itu belum kelar tinggal 2 keping lagi jawab penjaganya. Selain menggunakan Operating System Ubuntu 7.04 Fesity Fawn, laptop lainnya menggunakan Ubuntu Studio dan Linux Mint.

Sambil nunggu ngobrol-2 lah dengan penjaga yang ngeronda siang itu yang salahsatunya wanita berjilbab. Saya pun memperkenalkan diri –tapi bukan dengan berjabat tangan loh…– dari RISKA dan tanya siapa nama dan tinggal dimananya. Ade jawabnya, tinggal di cempaka putih. Ternyata dia pun bisa menjelaskan apa itu Ubuntu. Salut saya. Sengaja ke stand Ubuntu untuk minta stiker Ubuntu tapi dah kehabisan hiks..hiks.. Maklum gratisan. Kalau pun ada saya tidak ragu untuk beli kata saya. Sempet ngiler juga ada T-Shirt Ubuntu tapi hati ini kecil berbisik, “inget ini cuman keinginan bukan kebutuhan”. Harus selektif.

Jelang maghrib pesenan kami selesai dengan 4 keping DVD Repository (@ 4 GB) hanya dengan 40 ribu rupiah sebagai ganti harga beli DVD. Ditambah lagi dapet CD Installer Edubuntu gratis. Saya terima dengan sumringah dan saya tawarkan bahwa saya bawa banyak CD kosong sebagai ganti dari CD Ubuntu tsb, tapi apa jawabnya ? “Ga usah, emang itu diberi cuma-cuma”. Ditengah-tengah sifat kapitalisme ternyata masih banyak komunitas yang memberi tanpa pamrih. Salut.

Kami pun berjumpa dengan Bang Bayu MIFTA, Bang Prihantoosa Edubuntu dan kami sadar betul sedikit banyak memberi kredit positif RISKA. Karena RISKA sempet disinggung beliau disingkatnya obrolan saya dengan beliau. Pesan dari Bang Toosa “Sukses yah..” singkat namun terasa.

Semangat Ukhuwah dan tolong-menolong sangat terasa disini.

RITECH, Ajang Kreativitas Tanpa Batas begitu bunyi mottonya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s