Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

RISKA Road to Yogya 1

Tinggalkan komentar

Assalamu’alaikum semuanya…

Alhamdulillah akhrinya sampai juga kami di Sekret dengan selamat tanpa kurang suatu apapun kemarin pada Ahad, pukul 9.15 setelah berangkat Sabtu jam 7 pagi dari Bantul, Jogja. Rasanya sulit menceritakan pengalaman nekat kami ini. Terutama bagi saya pribadi yang baru kali ini merasakan aroma mudik. Yang selama ini setiap tahun selalu muncul protes “mengapa sih mereka harus mudik?, menyusahkan negara saja !” Begitu yang selalu dibenak saya dan bahkan kadang sebel jika berita isinya tentang mudik melulu. Penting ga sie ?…


Senin shubuh 15 Oktober 2007 kami berangkat dari Sekret dengan 5 motor dan melewati Kalimalang yang sudah ditunggu Sahabat Kocah dan Iam. Akhirnya genaplah kami sepuluh orang dengan lima motor menuju Yogya. Kami sepakati formasi motor selama dalam perjalanan. Yang pertama Suzuki Ayet, kedua Honda saya, ketiga Yamaha Adi, keempat Suzuki Dimas –temannya si Adi– dan terakhir Honda Harri.

Belum jauh keluar dari kalimalang, ujian pertama datang dengan motor Dimas patah ring giginya, akhirnya diakali dengan sedikit sentuhan. Perjalanan kami lanjutkan. Jelang pukul 7 pagi kami berhenti dulu untuk sarapan di seberang Mal Karawang. Maklum berangkat belum sarapan. Tidak lama kami pun melanjutkan petualangan ini. Setiba dijalur pantura kami singgah di Posko Suzuki untuk servis motornya Dimas. Jalan sedikit mulai terasa bokong ini pada panas, sekitar pukul 10 kami berhenti sebentar dijalur menuju Cirebon. Tiba waktu zuhur kami istirahat & shalat disalahsatu masjid di jalur Cirebon lalu makan siang dan minum es kelapa. Hmm..m

Singkat cerita dengan kecepatan +/- 100 km namun tetap penuh perhitungan dan hati-hati sampailah kami di jalur Brebes yang penuh jalan amblas dan ditemani hembusan angin kencang yang membuat motor terombang-ambing. Lewat dari jalur itu kami singgah sebentar digubuk kosong untuk menenangkan diri karena cukup deg-degan dihempas angin kencang.

Serunya ketika melewati rute menuju Purworejo kami beriringan dengan Bus “Raja Lintas Jawa Sumatera” Lorena sampai kami disapu satu persatu hingga minggir dan kalah dilampu merah. Salut buat supirnya yang dengan bersih menghalau kendaraan didepannya termasuk sebuah kijang yang terpaksa keluar jalur karena kaget di-klakson abis.. he..he.

Maghrib menjelang kami istirahat di Masjid dan setelah jamak Isya kami melanjutkan perjalanan ke rumah Sahabat Kocah di Purworejo. Sekitar 20 menit mendekati rumahnya kami minggir dulu di sebuah kedai untuk menikmati Teh hangat dan perkedel jagung dan tempe goreng, disini nikmatnya. Maklum angin & Udara dingin jadi makin lapar.

Alhamdulillah sekitar pukul 2230 kami tiba di kediaman sahabat Kocah dan disambut keluarganya dengan hangat. Setelah mencicipi makanan kecil dan minuman hangat, satu persatu kami membersihkan diri dan dilanjutkan makan malam. Abis makan yaaa tidur….

Zz…ZzZ.z..Z Terasa nikmatnya setelah melewati perjalananan yang seru.

Tak terasa Adzan Shubuh berkumandang kami bergegas menuju masjid untuk shalat shubuh berjamaah.

bersambung…..

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s