Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

051090 – 051007

1 Komentar

051090 – 051007

Karet Bivak – Relung Hati. Ditengah aktivitas ramadhan tahun ini, memoriku kembali ke peristiwa yang tak pernah kulupakan sepanjang hidupku. Bertepatan dihari yang sama: jumat, tujuh belas tahun lalu. Tak terasa begitu singkatnya waktu semenjak itu. Ya, saat ditengah demam yang kualami, ketika masih ingin rasanya berlama-lama bermanja dipundakmu dan mengganggu engkau yang sedang asyik membaca. Aku pun selalu setia menanti kepulanganmu di sore hari. Malam itu pula dengan bangga engkau tulus memberikan segelas air hangat yang aku minta ditengah keletihan engkau.


Kau pulalah yang selalu setia dipagi yang cerah mengantarkanku ke sekolah itu, kadang siang engkau sempatkan menjemput anakmu ini. Men-drive diriku menata keperluan sendiri dan belajar bagaimana mengambil keputusan. Namun engkau tetap mengajariku bagaimana merangkai tali sepatu.

Ya Allah, memoriku ini tak pernah lekang oleh manisnya dipangkuanmu dan dengan setianya engkau mengajariku mengenal huruf demi huruf. Dan dengan tekunnya pula engkau membimbing jari kecilku ini belajar menggenggam pensil tuk mengukir di setiap lembar. Menggoreskan apasaja yang terbesit dibenak polosku. Engkaupun dengan tekun memancingku untuk tak ragu menumpahkan ide dan imajinasi kecilku.

Ramadhan kala itu engkau tanamkan nilai esensi untuk ber-shaum ramadhan dan belajar sahur dipagi buta. Kau pulalah yang mengenalkanku pentingnya arti berjamaah dan bagaimana belajar agar hati ini terpaut di Rumah Illahi. Duduk tenang disampingmu diantara shaf-shaf jamaah yang begitu semarak. Bagaimana sayangnya engkau ketika mengencangkan sarungku ini.

Bagaimana aku bisa lupa saat engkau selalu dengan bangganya membawaku dan memperkenalkanku dengan rekan-rekanmu dan segenap sanak famili. Kini aku baru menyadari maksudmu bagaimana pentingnya makna silaturahim.

Masih lekat diingatanku saat engkau bertanya “kalau ayah pergi haji kamu mau ditinggal sendiri ama tante?”. Dengan polosnya aku hanya bisa menggerutu.

Terlalu singkatnya waktu bersama namun engkau telah menanamkan dihati ini untuk tetap tough dan tuff. Engkau adalah inspiratorku, dalam do’aku engkau selalu menyertai perjalanan ini.

Anakmu,
–mfirmanshah–

One thought on “051090 – 051007

  1. Ping-balik: 05 Oktober « Laskar Cinta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s