Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

Pagi Kaget, Sore Kaget

Tinggalkan komentar

Dua Kejadian yang menyentakkan saya kemarin, 22 Januari 2008, diantaranya, 

Pagi : Kita kehilangan Istri tercinta Bapak Dr HM. Hidayat Nurwahid, Ibu Kastian Indrawati.


Innalillahi wainnaillahi Rojiun. Berita ini menyentakkan saya pagi ini dari 89.6 FM i- radio sebelum berangkat. Rahasia Allah Ta’ala memang tidak bisa diprediksi oleh siapa pun. Istri tercinta Ketua MPR ini dipanggil-Nya dalam usia 45 tahun pada pukul 00.49 di RS Internasional Jogjakarta dan dimakamkan di daerah kampung halamannya di kawasan Prambanan. Beliau mengalami gejala stroke ringan setelah kembali dari Tanah Suci. Berita beliau sakit pun tak tercium oleh media nasional.  

Disatu sisi puluhan jurnalis dari berbagai media sudah menunggu “Breaking News” di RSPP dan Konfrensi Pers dilakukan setiap hari bahkan Komplek Pemakaman sudah diliput berbagai media dengan segala persiapannya. Atau ketika BMG mengabarkan cuaca yang perlu diwaspadai diawal tahun 2008, mengingat di 2007 Jakarta menenggelamkan Jakarta. Tetapi 3 pekan belakangan ini cuaca begitu terik. Cuaca memang tidak menentu. Kami hanya berserah diri pada Mu ya Allah.Sore :

Sore : Mobil terjun bebas dari Lt 8


Lagi-lagi muncul tandatanya ANEH dibenak saya, sebuah Mobil mewah begitu mudahnya terjun bebas dari Area Parkir di Gedung2 bertingkat di Jakarta yang dengan Pagar Pembatasnya sangat rentan itu… Musibah ini tepatnya terjadi di Menara JAMSOSTEK Jl Gatot Subroto.  Padahal belum setahun kejadian ini terjadi di suatu Pusat Perbelanjaan di Jakarta. Apakah dianggap berlalu saja sebuah nyawa seorang supir ? Pihak yang berorientasi Kapitalis pasti bicara : “tenang saja kami sudah cover dalam asuransi” Bagaimana dengan istri dan anak yang ditinggalkannya ? Bagaimana dengan Jaminan biaya Pendidikan & Kesehatan mereka. Disatu sisi (pengelola) negara belum dapat men-cover biaya itu semua ? 

Lalu siapa yang harus bertanggungjawab atas musibah ini ? Kemana Dinas P2B (klo ga salah kepanjangannya apa yah.. Pengawas & Penertiban Bangunan ) DKI Jakarta.. apa hanya sekedar Plang yang selalu tergantung meledek di kantor Pemda DKI atau sebuah sekedar instansi yang selalu menunggu masyarakat minta Izin Bangunan dan “pemasukan” asal lancar urusan jadi lancar ? Bagaimana dengan pengelola Gedung ? Saya sendiri cuman bingung aja ….   

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s