Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

ParlemenTurki Dukung Amandemen Pelarangan Jilbab

Tinggalkan komentar

ANKARA — Parlemen Turki memberi dukungan atas amandemen konstitusi dan undang-undang pendidikan tinggi yang melarang Muslimah mengenakan jilbab di universitas negeri. Persetujuan ini dilakukan melalui pemungutan suara tertutup pada Kamis (7/2) pagi. Pemungutan suara ini merupakan tindak lanjut atas rancangan amandemen yang diserahkan pemerintah dukungan Justice and Development Party (AKP) dan disepakati oleh partai oposisi Nationalist Action Party (MHP) pada Selasa (29/1) lalu.

Menurut Wakil Ketua Parlemen, Nevzat Pakdil, rancangan amandemen itu mendapatkan dukungan 410 suara sedangkan 110 suara lainnya menentang. Menurut rencana, parlemen masih akan melakukan pemungutan suara kedua dan terakhir pada Sabtu (9/2) mendatang.

Dalam pemungutan suara selanjutnya, diperlukan 367 dari 550 suara di parlemen agar rancangan amandemen tersebut lolos. Bila rancangan amandemen ini lolos maka akan diserahkan kepada Presiden Abdullah Gul untuk disahkan.

Telah beberapa dekade, mahasiswi Muslim dilarang mengenakan jilbab di universitas negeri. Larangan ini membuat sebagian dari mereka terpaksa meninggalkan studinya. Sedangkan sebagian lain menutup jilbabnya dengan wig saat berada di kampus dan belajar di kelas.

Pakdil menyatakan kata kunci dalam amandemen tersebut adalah hak seseorang untuk mendapatkan pendidikan lebih tinggi tak dapat dihapus. ”Selama ini menjadi sebuah ilusi bagi wanita-wanita muda yang mengenakan jilbab,” katanya di Ankara, Kamis (7/2).

Pada Rabu (6/2) parlemen melakukan sidang yang diwarnai perdebatan sengit antara anggota parlemen pendukung pemerintah dan kubu oposisi. ”Rancangan itu hanya untuk membuat prinsip sekularisme tak efektif,” kata Hakki Suha Okay, dari Republican People’s Party (CHP)

Aysel Tugluk dari Democratic Society Party, juga menentang amandemen tersebut. Ia mengatakan amandemen hanya akan melahirkan kekacauan dan masalah-masalah lainnya. Namun para pendukung amandemen menyatakan ini diperlukan agar tak ada pembatasan hak di Turki.

Menurut Burhan Kuzu dari AKP, sekularisme di Turki juga tak diperlemah dengan adanya rancangan amandemen ini.

(ap/afp/fer )

http://republika.co.id/koran_detail.asp?id=322588&kat_id=7

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s