Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

ASPEK PERBANKAN

Tinggalkan komentar

ASPEK PERBANKAN UU.NO.10/1998

Pengertian Umum

BANK adalah Lembaga Keuangan yang menghimpun dan menyalurkan dana Dari dan kepada masyarakat dalam bentuk simpanan, deposito Dan pemberian Kridit.

BANK adalah Bukan satu-satunya Lembaga Keuangan, karena ada Lembaga lain seperti ; Asuransi, Pegadaian, Koperasi dsb


PERKEMBANGAN DAN DASAR HUKUM

Merupakan Peninggalan Sistim Perbankan Belanda yang Dijadikan Perbankan Nasional (BNI 46) Sebagai Bank Pertama yang di perintahkan untuk mencetak uang Rp.

Undang-Undang 14/1967.

Undang-Undang No.7/1992

Undang-Undang No.10/1998

Bentuk Hukum dan Jenis Bank

Bentuk Hukum :

  1. Perseroan.

  2. Perseoan Terbatas

  3. Perusahaan daerah

  4. Koperasi

Contoh. Bank Indonesia, Bank Mandiri, Bank DKI Bank Bukopin.

Jenis Bank :

  1. Bank Umum,

  2. BPR

  3. Bentuk Lain

RAHASIA BANK

Suatu Keadaan yang berkenaan dengankeadaan keuangan nasabah Informasi lainnya yang tersimpan pada bank yang menurut Kelajiman harus di rahasiakan oleh bank (pasal 40) Pengecualian dapat dilakukan untuk kepentingan :

PERPAJAKAN, PENYELIDIKAN PIDANA DAN PERDATA

INFORMASI ANTAR BANK (psl.41,42,43,44)

KEJAHATAN PERBANKAN

LALULINTAS PEMBAYARAN

KRIDIT FIKTIF

RAHASIA BANK

MONEY Laundry

KORUPSI.

TINDAK PIDANA PERBANKAN

Merupakan perbuatan yang terkait dengan kegiatan perbankan dan dikategorikan sebagai perbuatan pidana karena diancam dengan hukuman penjara.

Bentuk perbuatan ini pada umumnya merupakan kejahatan perbankan Yang tidak saja diatur dalam undang-undang perbankan tetapi juga Diatur dalam undang-undang lain (asas lex specilaist derogat leg Generalist)

DASAR HUKUM

U.U PERBANKAN

Pasal.49, 50 (usaha bank tanpa ijin )

Ancaman Hukumannya 2 s/d 4 tahun penjara

Dan ancaman denda 2 s/d 15 milyard rupiah

U.U PERBANKAN

Pasal. 46, 47, 48 (Membuka rahasia Bank)

Ancaman Hukumannya 2 s/d 4 tahun penjara

Dan ancaman denda 2 s/d 15 milyard rupiah

DASAR HUKUM LAINNYA

Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) : Khususnya yang terkait dengan Pemalsuan Surat atau Membuat Surat Palsu.

Pasal : 262 dan 263 KUHP.

Contoh : Pemalsuan ; Cek, Dokumen Kridit & Surat Berharga lainnya

U.U.NO.3/1971 Jucto U.U.NO.31/1999 : Tindak Pidana

Korupsi, terkait dengan adanya Penyalahgunaan Jabatan dan

Kewenangan, Merugikan Keuangan dan Perekonomian dan

Keuangan Negara, Dilakukan dengan Melawan Hukum.

DASAR HUKUM LAINNYA

U.U POKOK BANK INDONESIA

UU.N0.24/1951 &

UU.NO.11/1953

De Javasche Bank menjadi

Bank Indonesia

UU.No.13/1968 Tentang Bank Indonesia

UU.No.23/1999 Tentang Bank Indonesia

Menempatkan Bank Indonesia Sebagi Bank Central

Dan Bank Non Komersial

HAKEKAT BANK DALAM KEGIATAN BISNIS

USAHA BANK DALAM PRESFEKTIF HUKUM

BANK UMUM : Menghimpun Dana dalam bentuk simpanan, memberikan kredit. Menerbitkan Surat Pengakuan Hutang, Membeli, menjual dan menjamin atas resiko sendiri dan atau kepentingan nasabah berupa;( surat wesel, surat pengakukan hutang, SBI, Obligasi), Memindahkan Hutang baik untuk pentingan sendiri atau nasabah, Kegiatan penitipan barang untuk kepentingan pihak ketiga (perhatikan ketentuan dalam BW pasal 1694), Membeli melalui Lelang berupa agunan (jaminan hutang berupa barang yang segera harus dijual oleh bank), Melakukan anjak piutang (factoring), Usaha Kartu Kridit, Kegitan Pembiayan (finace) bagi nasabah)

USAHA BANK DALAM PRESFEKTIF HUKUM B.P.R : Menghimpun Dana dalam bentuk simpanan, memberikan Kridit Menyedikan pembiayaan bagi nasabah dengan prinsif bagi hasil berdasarkan ketetapan pemerintah, Menempatkan dana dalam bentuk SBI, Deposito Berjangka, Sertifikat Deposito dan Tabungan pada bank lain

USAHA LAIN YANG DIBOLEHKANBAGI BANK UMUM

Kegiatan Valas, Penyertaan Modal pada bank atau perusahaan lain dibidang keuangan, Asuransi,

Lembaga kliring, bursa Efek, Penetertaan Modal Sementara untuk mengatasi Kridit Macet, Pengurusan Dana Pensiun

PRINSIF DASAR DALAM PELAKSANAAN SISTIM PERBANKAN

Prudutial Banlking : adalah suatu prinsif kehati-hatian didalam menjalankan suatu usaha yang mengandung resiko yang tinggi terkait dengan adanya modal Pihak lain (nasabah bank ) yang digunakan dalam melakukan usaha penghimpunan dan penyaluran dana.

PRINSIF DASAR DALAM PELAKSANAAN SISTIM PERBANKAN

2. Trust : adalah suatu prinsif kepercayaan yang diperahatikn oleh penyeleleggara Bank didalam menjalankan usahanya. Karena trust merupakan modal bagi bank dan Tanpa trust bank akan mengalami kesulitan baik didalam perolehan modal maupun didalam menyalurkan modal tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s