Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

Materi dari Pelatihan di KAPMEPI

2 Komentar

Assalamu’alaikum semuanya,

Berikut ini Materi dari Pelatihan di KAPMEPI (Kaderisasi Pembina Moral dan Etika Pemuda Indonesia) dari Kantor KEmenterian Pemuda dan Olahraga di Cibubur pada 12-13 April 2008 yang bisa saya gores dan bagi. Maaf jika hanya rangkuman ringkas. Terimakasih kepada JPRMI dan RISKA yang memberi kepercayaan kepada saya dan bang Eko Y. Moga bermanfaat.

***

Hadist Qudsi Riwayat Thabrani :

Tingkatan Hati :

Shadrun à Qolbun à Fu’adunà Lubbun à Saqofun à Sirrin à Ana

Klasifikasi Hati (Ibnul Qoyyim al Jauzi)

  1. Qolbun Salim. Hati yang selamat/bersih.
  2. Qolbun Maridh. Hati yang sakit
  3. Qolbun Mayyit. Hati yang mati.

Membangun Jati Diri manusia :

  1. Hakikat manusia
  2. Simpul Permasalahan manusia
  3. Megnenal Sang Pencipta
  4. Penyucian Jiwa

Gelombang Otak :

  • Delta

Kondisi otak dalam keadaan tidur (keadaan prima). Frekuensinya 0,5 – 3,5 Hz. Sehingga frekuensi otak tidak boleh nol (otak telah mati).

  • Alta

Kondisi otak dalam keadaan belajar secara baik, jernih & bening. Frekuensi 3,5 – 7 Hz.

  • Teta

Kondisi otak bekerja dalam keadaan relax. Frekuensi 7 – 13 Hz.

Kondisi ini baik digunakan untuk bekerja.

  • Beta

Kondisi otak dalam keadaan bingung.

Tingkatan Niat

QS. Al Bayyinah 98 : 5

Beban à Wajib à Kebutuhan à Syukur à Cinta

Potensi Manusia

Telinga

Mata

à Niat & Kesempatan

Hati (QS. 22 : 46)

à Jiwa (QS. 91 : 8-10)

à Akal (QS. 3 : 190-191)

à

Iman : Spritual Inteligent Rasio : Inteligent Question

Rasa : Emotional Inteligent

Trilogi Kecerdasan

Allah SWT

Manusia

Agama

S I

I Q

E I

QS ar Ruum 30 : 30

Tipologi Manusia

I Q

E I

S I

Hasil

ü

__

__

Rasionalis

ü

ü

__

Materialis

__

__

ü

Moralis

ü

__

ü

Egois

ü

ü

ü

Ulil Albab

Belenggu yang menghalangi Hati

Simpul Permasalahan Manusia

  1. Tidak Paham. QS. Al Ahzaab, 33 : 72

SEGI KEZALIMAN DAN KEBODOHAN MANUSIA IALAH MAU MENERIMA TUGAS, TETAPI TIDAK MELAKSANAKANNYA

Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat[1233] kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu amat zalim dan amat bodoh,

QS. Ibrahim, 14 : 34

Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dan segala apa yang kamu mohonkan kepadanya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat kamu menghinggakannya. Sesungguhnya manusia itu, sangat zalim dan sangat mengingkari (nikmat Allah).

  1. Prasangka QS. Al Hujuraat 49 : 12

Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka (kecurigaan), karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. Dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang.

  1. Merasa Cukup (QS. Al ‘Alaq, 96 : 6-7)

MANUSIA MENJADI JAHAT KARENA MERASA CUKUP

Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas, karena dia melihat dirinya serba cukup.

  1. Kesombongan (QS. Al Israa’ 17 : 83)

Dan apabila Kami berikan kesenangan kepada manusia niscaya berpalinglah dia; dan membelakang dengan sikap yang sombong; dan apabila dia ditimpa kesusahan niscaya dia berputus asa.

  1. Berbantah-bantahan (QS. Al Kahfi 18 : 54)

Akibat tidak mengindahkan peringatan-peringatan Allah s.w.t.

Dan sesungguhnya Kami telah mengulang-ulangi bagi manusia dalam Al Quran ini bermacam-macam perumpamaan. Dan manusia adalah makhluk yang paling banyak membantah.

  1. Iri, Dengki dan Srehi ( QS. An Nisaa’, 4 : 32 )

Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebahagian kamu lebih banyak dari sebahagian yang lain. (Karena) bagi orang laki-laki ada bahagian dari pada apa yang mereka usahakan, dan bagi para wanita (pun) ada bahagian dari apa yang mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.

  1. Keluh Kesah (QS. Al Ma´aarij 70 : 19)

Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.

  1. Kemalasan (QS. 9 : 38)

Hai orang-orang yang beriman, apakah sebabnya bila dikatakan kepadamu: “Berangkatlah (untuk berperang) pada jalan Allah” kamu merasa berat dan ingin tinggal di tempatmu? Apakah kamu puas dengan kehidupan di dunia sebagai ganti kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) diakhirat hanyalah sedikit.

  1. Ketakutan (QS. At Taubah 9 : 40)

Jikalau kamu tidak menolongnya (Muhammad) maka sesungguhnya Allah telah menolongnya (yaitu) ketika orang-orang kafir (musyrikin Mekah) mengeluarkannya (dari Mekah) sedang dia salah seorang dari dua orang ketika keduanya berada dalam gua, di waktu dia berkata kepada temannya: “Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah beserta kita.” Maka Allah menurunkan keterangan-Nya kepada (Muhammad) dan membantunya dengan tentara yang kamu tidak melihatnya, dan Al-Quran menjadikan orang-orang kafir itulah yang rendah. Dan kalimat Allah itulah yang tinggi. Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana[643].

Mengenal Sang Pencipta

Robb :

Kholiq,

Roziq,

Maalik

Nama Allah

Malik :

Wali,

Hakim,

Ghoyah

Illah :

Ma’abud

Tiga Potensi Diri :

1.

Rasio

:

I Q

ßà

Cerdas

à

Simpatik

2.

Rasa

:

E I

ßà

Terampil

à

Empati

3.

Iman

:

S I

ßà

Taqwa

à

Telepati

Optimalkan Potensi

Apa yang kita lakukan untuk mengoptimalkan potensi diri ?

1) Tentukan Tujuan

2) Lakukan Perubahan Diri

3) Berani Menembus Batas

4) Mulai dari yang kecil

5) Lakukan sekarang juga

Nasihat Ali bin Abi Thalib :

Dosa Terbesar adalah Ketakutan

Rekreasi Terbaik adalah Bekerja

Musibah Terbesar adalah Keputusasaan

Keberanian Terbesar adalah Kesabaran

Guru Terbaik adalah Pengalaman

Misteri Terbesar adalah Kematian

Kehormatan Terbesar adalah Kesetiaan

Karunia Terbesar adalah anak yang sholeh

Sumbangan Terbesar adalah Berpartisipasi

Modal Terbesar adalah Kemandirian

Penyimpangan Manusia :

Hati

Syahwat :

Tabiat :

Naluri :

· Harta

· Lingkungan

· Ketuhanan

· Kedudukan

· Pola Hidup

· Kemanusiaan

· Biologis

· Kesukuan

· Kealam-an

Iklan

2 thoughts on “Materi dari Pelatihan di KAPMEPI

  1. alhamdulillah salam dari KAPMEPI prov. sumsel. (mei 2009)
    materi untuk HI is very goog n mantap. salut buat Mr. basuki.

    tapi………………..
    mata tak harus air mata yang keluar
    mulut tak harus kata-kata yang terucap…
    kaki tak harus selalu yang terlangkah
    biar. aku dan dia
    dan dia dan aku
    kamu tak perlu tahu dan
    perlu kamu tahu bahwa kamu tidak harus tahu
    biarlah yang ketidak tahuan itu menjadi sesuatu yang tahu
    Bagi-Nya. dan bukan untuk kita…

    salam ..
    dari ….peserta KAPMEPI sumsel 2009 Keep Hamasah
    Hendra

    pemuda ????????????…….Maju
    olahraga ?????? jaya
    siapa kita ????? in do..ne..sia
    sumatera selatan ??? wong kito galo

  2. Assalamu’alaykum…
    salam dari alumni KAPMEPI Bengkulu 2010..
    Baru kemaren ikut pelatihan…
    Sungguh ruaarrrr biazzaaa…

    Pemuda… MAJU!!!
    Olahraga…. JAYA!!!
    Siapa kita?? IN-DO-NE-SIA!!
    Bengkulu?? Padek niaaaaan…

    Keep Hamasah saudara……>,<

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s