Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

Pertanyaan yang Menakjubkan

Tinggalkan komentar

Kemarin malam ini sekitar pukul 21 sepulang dari kantor dan kampus saya disambut dengan hangat tentunya oleh bunda tercinta didepan rumah. Hanya dengan teriring salam sambil meraih pungung tangan beliau saya turun dari kuda tunggangan. Dan tak lama berselang kuda tungganganpun langsung saya giring kedalam dengan diiringi bunda dibelakang menuju pintu rumah. Belum selesai parkir, bunda sudah bicara: “Dikulkas ada mangga, mau? Kalau mau ibu kupasi dan potong-potong”. Tanpa pikir panjang langsung mengangguk dan jawab “iya” dengan mantabb dan meyakinkan.

Apa yang dibenak sahabat ?

Memang saya ini masih suka manja, ya sah-sah saja pikir saya jika putera kesayangannya masih diperlakukan dengan manja walau saya tidak meminta. Saya amat sadar, justru moment seperti ini membuat orangtua kita penuh kebahagiaan yang mendalam, yang kita sendiri sebagai anak tidak bisa merasakannya dasyatnya apalagi jika kita yang masih belum memiliki buah hati. Inilah yang biasa disebut “power of giving” atau kekuatan dasyatnya nilai ikhlas orangtua kepada anaknya.

Sekarang apa yang dibenak sahabat saat dihembuskan pertanyaan kasih sayang secara spontan dan supraise dari orang yang paling berharga dimatahati ini ? Jangan sampai diantara kita yang tanpa sadar terlewat dan lupa begitu saja terbawa angin padahal kasih sayang orangtua kita telah mengiringi perjalanan kita sepanjang masa. Insya Allah dugaan saya ini salah, tidak ada.

Inilah yang saya coba sedikit berbagi sekaligus sebagai nasihat bagi pribadi bagaimana sebuah rasa yang tak cukup sekedar diungkapkan dengan tulisan ini, rasa disaat yang bersamaan bagaimana suasana hati dan pikiran yang begitu lelah seharian dalam sekejap luntur tak berbekas. Inilah saat moment berharga yang suatu ketika saya pasti rindu dan impikan.

Oleh karenanya saya senantiasa berdoa kepada Allah Ta’ala semoga IA memberikan saya istri dan anak-anak tercinta yang senantiasa menyenangkan hati jika dipandang dan kata-katanya mencerminkan sebuah jiwa yang dipenuhi jiwa yang tenang (nafsul muthmainnah).

Kepada pembaca silahkan dengan senang hati ungkapkan kebahagiaan dan berbagi di media tercinta kita disini dalam rangka saling nasihat menasihati sesama.

Terimakasih. Rahmat dan Ridho Allah Ta’ala senantiasa menyertai kita semua. Amin. [mfirmanshah]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s