Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

al Amin : Jangan Kau Rusak Gelar Rasulku !!!

Tinggalkan komentar

Masih ingat di memori ini, saat masih di Sekolah Dasar, SD Muhammadiyah 20 Sindang bahkan sebelum SD saya sudah diperkenalkan mulai dari nama-nama dan sejarah Nabi & Rasul. Bagaimana mulai dari latar keluarga, kehidupannya sampai sejarah singkat siapa sahabat-sahabat terdekat dilingkungan kaumnya yang setia dan mendukung. Mungkin banyak diantara kita pun begitu pula sudah diperkenalkan sejarah Sang Nabi & Rosul. Mulai lewat dongeng ayah-ibu, kisah sang guru-guru atau dalam cerita bergambar sampai artikel ringan dan singkat sesuai dengan usia anak-anak seusia itu.

Salahsatu yang tetap saya ingat adalah dan insyaAllah masih berlangsung dididik ke anak usia dini mulai playgroup sampai perguruan tinggi adalah sejarah singkat Nabi Muhammad SAW, Panglima Besar dan Tauladan hingga akhir zaman kita. Bagaimana beliau sejak dalam kandungan sudah ditinggal sang ayahanda, tak lama pun ditinggal ibunda tercinta sampai Yang Mulia Muhammad SAW diasuh oleh sang kakek yang juga turut menginggalkan beliau hingga didukung penuh oleh sang pamannya Abu Tholib dan Hamzah. Singkat cerita perjalanan hidupnya yang berat sejak mengembala domba, berdagang antar negeri dalam waktu yang lama hingga berjumpa dengan sang isteri: Bunda Khadijah RA.

Diperjalanan hidupnya dalam mengembala sampai berbisnis dengan penuh kejujurannya, eksistensi dan lisan Muhammad muda diterima dan diakui oleh kaumnya saat itu. Tak kurang sebuah gelar mulia Beliau sandang di tengah kondisi kaumnya yang penuh lumpur kejahiliyahan dan kemusyrikan yang tak sembarang orang dapat memperolehnya : Muhammad al Amin, Muhammad yang Terpercaya.

Namun jika Sang Rasulullah masih berada diantara kita saat ini dan ia tahu mungkin Ia begitu sedih dan kecewa saat namanya dicatut oleh seorang anggota dewan dari partai yang katanya bernafaskan Islam dan mendengarkan pembicaraan ini.

[mfirmanshah]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s