Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

Tiket murah ke Samarinda Yogya

Tinggalkan komentar

Pada  jumat [ 010808 ] ini saya lalui dengan rencana kerja yang sudah beberapa point sudah didepan mata. Seperti biasa saya menunaikan shalat jumat di Masjid Assakinah di lingkungan komplek kantor PAMA.  Semalamnya saya membaca buletin yang diterbitkan oleh lembaga yang dipimpin oleh Ust Yusuf Mansyur, Wisata Hati, banyak pengalaman yang penuh hikmah dan sering membuat bulu kuduk ini merinding. Artikel-artikel yang ditampilkan cukup mengesankan dan berbekas dihati ini. Salahsatunya adalah dengan anjuran berinfaq yang justru cepat memancing rezeki kita atau bahkan ada kisah yang menggambarkan seorang jamaah yang disarankan Ust Yusuf Mansur untuk segera menginfaqkan hartanya sebagai solusi agar dibebaskan dari lilitan hutang.

Sebelum duduk di masjid saya awali dengan shalat sunnah dan mengikuti materi khutbah jumat dengan seksama. Seperti dimasjid pada umumnya,  mulai dari khatib naik mimbar dan muazin mengumandangkan adzan, kotak infaq sudah diedarkan dari shaf terdepan dan mengalir terus sampai shaf belakang.

Teringat artikel yang berkesan tersebut saat shalat jumat, saya terus belajar agar makin ringan dalam membiasakan diri untuk rajin dan tak perlu pikir panjang untuk merasakan nikmatnya berinfaq.  Setibanya kotak tersebut didepan saya,  saya dengan niat yakin menyemplungkan infaq tersebut melebihi dari biasanya dengan senang.

Selepas shalat jumat saya kembali ke ruangan untuk meneruskan aktivitas hari ini.  Seiring berjalannya waktu  saat asyik duduk didepan PC, tak lama atasan menemui saya mengabarkan gudnews :

“Mas firman, saya sudah bicarakan dengan mas Satrio tadi bahwa dia sudah koordinir dengan timnya dan Mas Heri bisa jalan dengan kamu untuk mengisi Training Database Recruitment”. Nama yang dimaksud adalah Pak Satrio Broto, Koord. Software Engineer dan Mas Heri adalah salahsatu timnya.

sambil mengernyitkan kening, dalam hati “Ya Allah, cepat sekali Engkau menggantinya..”

Padahal sampai tadi paginya pun belum ada sinyal positif tugas tersebut.

“Oh, Mas Heri sudah dapet izin dari Pak Tio ya Pak ?,  pura-pura sambil menjaga sikap.

“Iya, kamu bisa atur para konsultanya yah…,apa yang diperlukan, dst”

“Semuanya sudah siap Pak, tinggal segera saya siapkan aplikasi terbaru dengan berkoordinasi dengan Mas Heri, kontak support office dan akomodasi pendukungnnya” saya menjawabnya dengan rasa sukacita.

Dimeja saya diskusikan dengan beliau tanggal yang available sambil memperhatikan kalender meja dengan sedikit coret-coret timeframe dan rundown acara tersebut.

lalu saya tutup diskusi rencana ini karena sudah ada dikepala saya yang diam-diam sudah dikoordinasikan dengan Mas Heri sebelumnya, “setelah ini saya undang para konsultannya via telpon lalu setelah itu saya kirimkan email resminya”

“OK Sip, tengkyu yah”

***

Cukup hanya dengan infaq sekian langsung mengantarkan saya dengan Developernya terbang ke Samarinda dan Yogyakarta. Bukan karena nominalnya saja atau fasilitas yang ada tapi lebih dari itu, sebuah Kepercayaan yang diberikan.

Memang, terlalu mudah bagi Allah Ta’ala bagi seorang hambaNya. [mfirmanshah]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s