Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

5 Detik

1 Komentar

“Ya Allah, jika memang ingin Kau turunkan hujan saat ini, mohon perintahkan Malaikat-Mu menundanya sejenak sebelum saya sampai ditujuan. Amin”.

Itulah doa yang saya bisikan jika melihat mendung atau tanda-tanda bumi akan dibasahi oleh hujan-Nya sedangkan kondisi saya masih dalam perjalanan.  Walaupun saya selalu siap dengan rain coat di motor namun saya senantiasa panjatkan doa.

Ya, seperti yang kita nikmati beberapa hari ini di Jakarta, kita sudah memasuki musim hujan padahal baru saja kemarin panas terik dan menyengat dengan sangat.

Kejadian ini perlu saya share, mungkin banyak diantara rekan-rekan yang juga mengalami mukjizat-Nya. Dari jendela kantor terlihat mendung telah menggelayut dilangit dengan gagahnya siap menunaikan tugas dari Sang Maha Kuasa. Jam di dinding menunjukkan 16.30

“sudah waktunya meninggalkan arena nih.” saya pikir.

Tanpa pikir panjang segera saya bergegas membereskan dokumen-dokumen dan mengistirahatkan PC ini. Setelah pamitan dengan rekan-rekan dalam waktu 10 menit saya sudah sampai di gedung parkir motor dan disini banyak dijumpai rekan-rekan yang juga tergesa-gesa. Udara diluar tercium sudah mengandung air, pertanda hujan akan turun lebat.

30 menit perjalanan –sudah termasuk isi bensin di kelapa gading– yang penuh kekuatiran jika harus menempuh rute dengan berhujan ria atau terpaksa berhenti dipinggir jalan menunggu hujan reda.

Sesampainya di depan rumah, secepatnya saya taruh helm di ruang tamu. Belum sempat kembali keluar, hujan memuntahkan airnya yang sejak tadi begitu sabar menggantung diawan hitam pekat selama perjalanan saya. Segera saya kembali keluar untuk memasukkan motor.

Ya, hanya selisih 5 (lima) detik saja sesampainya saya dirumah, tanpa aba-aba hujan lebat langsung mengguyur rumah dan kawasan tempat tinggal saya. Terimakasih Ya Allah, bukan sekali ini saja doa saya Engkau kabulkan. Amin.

Dialah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah[30], padahal kamu mengetahui.            [QS al Baqarah 2 : 22 ]

[mfirmanshah]

Iklan

One thought on “5 Detik

  1. sangat indah, tak pernah terpikir sebelumnya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s