Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

Konsep Dasar Sistem

Tinggalkan komentar

cartesian-coordinate-system-with-circleDalam mendefinisikan Sistem yaitu dalam menekankan pada pendekatan prosedur dan pendekatan pada komponen atau elemennya.

Pendekatan sistem yang menekankan pada prosedur mendefinisikan sistem sbb :

Jerry FitzGerald, Adra F. FitzGerald, Warren D Stalling Jr., Fundamentals of System Analysis

suatu sistem adalah jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelelesaikan suatu sasaran tertentu”

sedangkan prosedur didefinisikan sbb :

prosedur adalah urutan-urutan yang tepat dari tahapan-tahapan instruksi yang menerangkan apa (what) yang harus dikerjakan, siapa (who) yang mengerjakan, kapan (when) dikerjakan dan bagaimana (how) mengerjakannya”

Richard F. Neuschel, Management by Systems

suatu prosedur adalah suatu urutan-urutan operasi klerika (tulis-menulis), biasanya melibatkan beberapa orang didalam satu atau lebih departemen, yang diterapkan untuk menjamin penanganan yang seragam dari transisi-transisi bisnis yang terjadi”

Bagi pendekatan sistem yang menekankan pada elemen/komponen mendefinisikan sistem sbb :

Sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu”

penganutnya diantaranya adalah Barry E. Cushing (1974), Gordon B. Davis (1974), Robert G. Murdick (1978), Frederick H. Wu (1978).

Suatu sistem mempunyai maksud tertentu. Ada yang menyebutkan maksud dari suatu sistem adalah mencapai suatu tujuan (goals) dan ada yang menyebutkan untuk mencapai suatu sasaran (obejectives). Goals biasanya dihubungkan dengan ruang lingkup yang lebih luas dan sasaran dalam ruang lingkup yang lebih sempit.

Karakteristik Sistem

Suatu sistem mempunyai karakteristik atau sifat-sifat tertentu yaitu mempunyai:

  • komponen-komponen (components),

  • batas sistem (boundary),

  • lingkungan luar sistem (environments),

  • penghubung (interface),

  • masukan (input),

  • keluaran (output),

  • pengolah (process) dan

  • sasaran (obejectives) atau tujuan (goals)

Klasifikasi Sistem

Sistem dapat diklasifikasikan dari beberapa sudut pandang diantaranya :

  1. sistem abstrak (abstract system) dan sistem fisik (physical sistem)

  • sistem abstrak : sistem yang berupa pemikiran atau ide-ide yang tidak tampak secara fisik, misalnya teologia yang berhubungan antara manusia dengan Tuhan.

  • sistem fisik : sistem yang ada secara fisik, misalnya sistem komputer, sistem produksi, sistem akuntansi, dsb.

  1. sistem alamiah (natural system) dan sistem buatan manusia (human made system)

  • sistem alamiah : sistem yang terjadi melalui proses alam, tidak dibuat manusia.

  • sistem buatan manusia : sistem yang dirancang manusia

  1. sistem tertentu (deterministic system) dan sistem tak tentu (probibilistic system)

  • sistem tertentu : sistem yang beroperasi dengan tingkah laku yang sudah dapat diprediksi.

  • sistem tak tentu : sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat diprediksi karena unsur probabilitas.

  1. sistem tertutup (closed system) dan sistem terbuka (open system)

  • sistem tertutup : sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luarnya.

  • sistem terbukan : sistem yang berhubungan dan terpengaruh oleh lingkungan luarnya.

Referensi :

Prof. Dr. Jogiyanto HM, MBA, Akt. Analisis dan Desain, Penerbit ANDI

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s