Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

Tradisi Cuti

Tinggalkan komentar

Bagi saya tradisi cuti diakhir ramadhan  sudah merupakan “kebutuhan” dan begitu pula bagi rekan-rekan dikantor adalah sesuatu yang wajar-wajar saja. Selama hal yang terkait dengan tugas dan tanggungjawab saya sudah jelas progress terakhirnya bahkan yang on progress statusnya segera saya tuntaskan hingga closed.

Seingat saya, tahun 2010 ini adalah tahun IV saya mengajukan cuti tahunan di 10 hari terakhir ramadhan. Selama itu pula hal ini tidak memberatkan rekan-rekan di Tim baik di Head Office maupun Job Site.

Seperti yang saya sampaikan sebelumnya bahwa jatah cuti 12 hari per tahun dapat dimanfaatkan dengan optimal. Bagaimanapun juga setiap hari kita sudah terjebak dengan rutinitas dengan tingkat presure yang tidak bisa dihindari.

Sebenarnya Allahi Rabbi dengan Cinta Kasih-Nya justru ingin memberikan hamba-Nya yang penuh lalai dan khilaf . Makanya Ramadhan dihadirkan dalam rangka merefresh keimanan dan sifat kehambaannya. Belum lagi sifat dan sikap kemungkaran yang disadari atau tidak menyelimuti aktivitasnya.

Bagaimana tidak sayang Allah terhadap hamba-Nya, dalam 12 bulan Allah Taala hadir sebulan penuh untuk lebih dekat dengan Sang Penciptanya. Bahkan dijaman serba multi dimensi ini yang penuh lilitan hedonis dan konsumerime waktu yang hanya satu bulan ini masih saja tidak termanfaatkan dengan sungguh-sungguh.

Sekali lagi Yang Maha Rahman dan Maha Rahim memberikan bonus berlipat bonus. 10 hari terakhir Ramadhan yang didalamnya yang terdapat Lailatul Qodar. Apa kelebihannya, silahkan cari sendiri.

Seperti yang diutarakan diatas, disatu sisi ingin memperoleh nikmat Ramadhan terutama diakhirnya, namun disisi lain kesibukan dikantor cukup menyita dan melelahkan hati dan pikiran, sehingga tingkat konsentrasi tidak bekerja dengan baik.

Salahsatu solusinya adalah cuti. Lalu mengapa tidak dimanfaatkan saja hak cuti tahunan ?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s