Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

ASI Eksklusif

Tinggalkan komentar

ASI Eksklusif  idealnya diberikan hingga 6 (enam) bulan usia bayi sejak 0 (nol) bulan. Tanpa tercampung setetes air mineral sekalipun.

Perihal khasiat, peran maupun manfaatnya tidak saya bahas disini. Silahkan di-browsing manfaat ASI dari sisi Kesehatan, Psikologis, Ekonomis hingga Syariah.

Salahsatu Institusi yang mendukung ASI Eksklusif adalah RSIA Kemang (@KMC Hospital).  RSIA Kemang yang menganut nilai-nilai luhur dan menekankan kepada para Ibu Muda sejak masih mengandung hingga melahirkan terus me-mainset bahwa betapa pentingnya Inisiasi Menyusi Dini (IMD) dan ASI Eksklusif baik bagi sang bayi maupun bundanya. Tak lain dan tak bukan dalam rangka mempersiapkan Generasi yang Sehat, Kuat dan Cerdas sehingga kelak terwujud Ummat yang penuh Izzah.

Hal ini diwujudkan dalam implementasinya dengan setiap hari konselor LAKTASI yang mengunjungi ke kamar perawatan untuk memberikan tips-trik bagi Bunda yang baru pertama kali Menyusui, membimbing dengan sabar dan ramah.

Terdapat beberapa catatan yang layak kami bagi, sebagai berikut :

  • Tiga hari pertama setelah melahirkan, Kolostrum dari Air Susu Ibu bisa tiga hari belum keluar. Dan itu wajar, jadi tidak perlu kuatir atau jangan segera memberikan Susu Formula. Bayi masih menyimpang cadangan makanan yang dibawanya sejak dikandungan.
  • Di tiga hari pertama tersebut juga jika Bundanya belum bisa menyusui, tidak perlu merasa bersalah. Atau jika Bayinya belum bisa menyusu, juga jangan langsung kuatir berlebihan, karena kedua-duanya masih proses belajar.
  • Bunda saat menyusui hendaknya diselesaikan disalahsatu payudara sampai mengempis alias jangan pindah-pindah.
  • Posisi Bayi saat Menyusui :
  1. Perut bayi menempel kulit perut Bundanya.
  2. Kuping dan Bahu bayi sejajar garis lurus.
  3. Salahsatu tangan bayi terjuntai kebelakang.
  • Perekatan Bayi saat Menyusui :
  1. Lubang hidung bayi tidak tertutup alias posisinya keatas.
  2. Kedua bibir bayi dower atas bawah.
  3. Pipi menggelembung
  4. Dagu menempel ke payudara bundanya.
  • Saat diawal-awal menyusu itu, sang bayi sedang belajar mengkoordinasi ritme aktivitas menyusunya dalam satu tahap “Hisap – Telan – Nafas”

Jadi selamat menikmati peran baru sebagai Bunda dan ENJOY !

khususnya kepada Istriku tercinta, Anugerah Nurannisa (@anurannisa)

source image : http://kemangmedicalcare.com/

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s