Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

Simpang Brigif, Biang Kerok Kemacetan di Jl Raya Ciganjur

Tinggalkan komentar

Bagi warga sekitar perbatasan jakarta selatan dan tanah baru dan cinere depok insyaAllah tidak asing dengan jalan raya Ciganjur –atau nama resminya Jl Mohammad Kahfi I– dan sekitarnya. Jalan yang menghubungkan dari Tanah Baru-Jagakarsa menuju Cilandak. Nah, Simpang Brigif tersebut akan ditemui separuh menempuh perjalanan Jl Ciganjur tersebut.

Simpang Brigif ini tidak ada lampu lalu lintas. Namun simpang empat tersebut pun tidak murni perempatan karena dari Jl Brigif menuju Jl Warung Silah harus melintasi Jl Raya Ciganjur yang berkelok sedikit sekitar 2 meter sehingga keruwetan sering tak terhindarkan.

Belum lagi Mikrolet M20 dan Angkot D105 yang merajaikan jalur tersebut. Ditambah oleh calo atau pak ogah yang “mengatur” persimpangan tersebut jika diperhatikan dengan seksama lebih mementingkan arus kendaraan yang keluar dari arah Brigif dan Timbul sehingga kendaraan yang melintas Jl Raya Ciganjur dari kedua arah harus menahan sabar dan amarah karena antrian bahkan hingga 5 km.

Puncaknya saat Prince @alFaQihTQM pulang kontrol ke RS Kemang Medical Care karena suhu badannya tinggi, dalam kondisi gelisah dan menangis sepanjang perjalanan, walau didalam taksi, sedangkan kami ingin segera tiba di rumah agar buah hati kami cepat istirahat mengingat kondisinya sakit. Itupun sudah lewat waktu isya. Sedangkan dari rumah setelah Ashar.

Karena kondisi macet tidak bergerak sama sekali, sedangkan petugas dari kepolisian setempat tidak ada yang membantu mengurai kemacetan yang makin parah. Dari dalam taksi saya coba mengontak No Telp 108 untuk menanyakan no. telpon polsek Ciganjur, setelah tersambung, kami mendapat jawaban –lupa namanya– diseberang sana yang berbunyi :

“Kami sedang pergantian shift, Pak”

lah, emang kalau pergantian shift harus mengabaikan pelayanan ke masyarakat ?

atau jawaban yang satu lagi :

“Iya, tadi juga sudah ada yang menelpon Pak, sabar aja pak…”

kami yakin selain kami yang menelpon Polsek Ciganjur, juga banyak warga masyarakat yang mengontak melaporkan kondisi dilapangan, namun apadaya kami berada di negeri yang bisa disebut autopilot hingga kami melintasi simpang brigif belum kelihatan juga petugas dari kepolisian yang sudi mengurai kemacetan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s