Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

Clindamycin

2 Komentar

clindamycin_clipBerikut ini pelangalaman saya yang tidak tahu jikalau clindamycin yang saya konsumsi akan berefek ke lambung saya.  Pada dasarnya saya tidak memiliki riwayat penyakit maag.

Hal ini berawal pada hari Jumat, saya kontrol ke dokter gigi langganan saya, yang menangani saya jauh sebelum menggunakan behel / ortho. Dari hasil diskusi dan konsultasi dibeberapa kali pertemuan, diketahui bahwa geram bungsu saya yang berada dikanan atas sudah gompal dan reges.

Akhirnya saya putuskan untuk mencabut gigi geraham bungsu kanan atas tersebut.  Keputusan ini pun didukung oleh pengalaman saya yang pernah sakit geraham tersebut. Disamping posisi geraham tersebut lebih sering menjadi sarang sisa makanan yang sulit dijangkau saat menggosok gigi.

Setelah disepakati waktunya untuk pencabutan geraham tersebut, jumat sorenya saya membeli clindamycin yang diresepkan dokter gigi. Beliau minta untuk mengkonsumsinya sebelum tidur dan pagi setelah sarapan. Karena operasi kecil tersebut direncanakan sebelum siang sekitar pukul 11. Saran beliau pun saya jalani dengan baik.

Selepas tindakan, dokter meminta untuk tidak mengkonsumsi makan yang agak keras dan tentu saya berpikir untuk makan yang lunak seperti bubur ayam saja. Namun, puul 04 sore saya merasakan lapar yang sangat seperti sudah telat makan.

Setelah makan malam, sebelum tidur saya kembali minum clindamycin sesuai anjuran dokter bahwa obat anti biotik tersebut harus dikonsumsi hingga habis.

Keesokannya hari Ahad, saya merasa lapar dan perih didada dan lambung. Puncaknya setelah makan pukul 8 malam dan  menjelang tidur pukul jam 10 malam saya minum clindamycin lagi dan langsung bereaksi seperti ditarik ulu hati ini dengan frekuensi setiap 10 menit dalam durasi 5 detik.

Malam itu juga saya kontak dokter gigi, dan beliau minta untuk dihentikan saja. Otomatis senin paginya saya tidak ngantor, karena harus ke dokter didekat rumah. Dari dokter disarankan untuk istirahat selama 3 (tiga) hari. Dari hasil diagnosa beliau saya kena luka dilambung.

Sampai hari kami tidak juga ada perubahan, akhirnya saya putuskan untuk kontrol ke Spesialis Penyakit Dalam di RS Mitra Keluarga Depok. Siangnya masuk ruang Rawat Inap hingga hari sabtu. Lalu dilanjutkan istirahat 4 (empat)  hari dan kembali kontrol dihari keempat tersebut.

Berdasarkan pengalaman tersebut, saya dan rekan hendaknya lebih berhati-hati dan selektif dalam mengkonsumsi suatu obat. Jangan ragu untuk agak bawel dan rewel ke dokter yang memberikan resep tersebut, tentu saja menginformasikan jika Anda memiliki riwayat alergi. Insya Allah pengalaman saya ini tidak terjadi pada Saudara.

Iklan

2 thoughts on “Clindamycin

  1. makasih bgt ulasannya. saya sekarang mengalami hal yang sama. kalau sampai tidak sembuh2 saya harus ke interniskah?

  2. Trims bgt infonya ya…sy merasakan hal yg sama?stelah sy membaca ini sy langsung hentikan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s