Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

12 Bulan yang Mengagumkan (2)

Tinggalkan komentar

Berikut saya lanjutkan untuk sedikit cerita tentang Raja kecil kami,

  • Kerupuk adalah favorit

Kerupuk menjadi bagian menu makan merupakan kesukaan saya, tidak halnya dengan bundanya. Kini, alfaqih juga hobi mengunyah kerupuk, bahkan saat shalat Idul Fitri, raja kecil kami begitu antengnya duduk dibarisan shaff shalat bersama bundanya tanpa harus mengganggu jamaah lainnya.

  • Doyan apapun

Sebagai bayi yang memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, difase MP-ASI ini kami sudah memperkenalkan variasi makanan atau makanan ringan dengan berbagai rasa agar memperkaya indera perasa dilidahnya. Dalam suatu kesempatan makan bersama, alfaqih kami beri sayur labu siam, dengan tenang ia pun menggigit sedikit demi sedikit hingga mengunyahnya.  Akhirnya labu siam yang ditangannya itu lenyap dinikmatinya.  

  • Sudah bisa menolak

Seiring usianya, alfaqih pun sudah bisa menolak. Salahsatunya adalah menolak untuk menghabiskan susu formula yang diminumnya.  Saat kami sodorkan botol susu ke mulutnya,  tangannya sudah bisa menolak. Baik karena sudah kenyang maupun ada perintah diotaknya untuk melakukan aktivitas lainnya.

  • Makin banyak mau

Menjelang setahun usianya, alfaqih kini memiliki makin banyak kemauan. Tak peduli potensi bahaya yang siap mencederainya.

  • Ogah makan jika bepergian

Satu tabiat alfaqih diusia setahunnya ini, ogah disuapi makan selama berpergian. Seringkali nasi dan lauk yang disuapi dilepeh. Kami pun menyiasatinya –selain sebotol susu– dengan memberi makanan ringan seperti biskuit dan wafer agar tidak kosong perutnya.

  • Pup setiap bepergian

Tabiat lainnya yang tidak kalah heboh adalah suka pup saat diperjalanan, tak peduli apakah masih perjalan baru dimulai atau masih dijalur tol. Kejadian terakhirnya, alfaqih pup saat di-tol dalam perjalanan ke pondok kopi, rumah kakak sepupunya Farris. Sesampainya, terpaksalah akung-nya harus mandi dan ganti pakaian yang dikenakannya karena aromanya yang menusuk selama di mobil. “Ampun dah…”  kata akungnya.

  • Gigiku sudah empat

Pasca panas tinggi badannya, hingga kini alhamdulillah alfaqih sudah memiliki 4 gigi depan, 2 diatas dengan ukuran yang tidak sama hee..e.. dan 2 dibawah yang muncul lebih dulu.

  • Turun Sendiri dari Tempat Tidur

Ini merupakan salahsatu hal yang membuat setiap orangtua kuatir jika buah hatinya cukup berpotensi terjatuh atau terpleset dari tempat tidur. Alhamdulillah hingga kini –insyaAllah tidak terjadi dikemudian hari– raja kecil kami sudah bisa turun sendiri dari tempat tidur dewasa. Sejak awal bisa duduk dan berinteraksi dengan kami, ia kerap kali sering melempar sesuatu yang menjadi mainan ditangannya. Benda yang jatuh dilantai tsb menjadi perhatiannya. Walau ia main diatas tempat tidur, namun sesampainya ditepi, ia berhenti melihat kebawah, yang awalnya kami kuatir ia terjatuh. Tak lama ia, membalikkan badannya, sehingga kakinya yang lebih dahulu menjuntai kebawah, tak lama ia pun sudah berdiri disamping tempat tidur dengan senyum mengembang senang.

  • Duduk Bersimpuh

Setelah bisa duduk sendiri dan merangkak kemana-mana, alfaqih memposisikan dirinya saat duduk dengan duduk bersimpuh. Posisinya pun mantap setiap orang duduk diantara dua sujud namun dengan jari tanpa ditekuk.

  • Minum dari Sedotan

Selain minum susu ASI dan formula dari botolnya, alfaqih juga bisa menyedot air mineral dengan sedotan.

  • Melangkah tanpa Ragu

Setelah bisa berdiri sendiri, cukup dalam waktu 2 pekan, alfaqih sudah bisa berjalan sendiri. Padahal kami baru memulai membantunya berjalan, mentitahnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s