Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

Hari-Hari Ganjil

Tinggalkan komentar

akhir zamanBaginda Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda :

Akan tiba masanya atas ummat ku di mana ke khusyu’an akan hilang.
Akan tiba masanya atas ummat ku banyaknya kematian secara mengejut.
Akan Tiba masanya atas ummat ku banyak nya gempa bumi.
Akan tiba masanya atas ummatku di mana seorang muslim tak akan mengucapkan salam kecuali terhadap orang yang ia kenal.
Akan tiba masanya atas ummat ku banyak terjadi pembunuhan.
Akan tiba masanya atas ummat ku Manusia saling berbangga-bangga dengan perbuatan maksiat.

Para Sahabat bertanya ” Kapan itu akan terjadi wahai Rasulullah?”

Rasulullah menjawab ” semua itu akan terjadi di akhir zaman. Jika hal itu sudah terjadi maka tunggulah kedatangan hari kiamat.

Sepertinya itu terjadi di zaman kita.
Adalah Hari-hari yang sangat Ganjil.
Para bapak dan ibu mementingkan makanan dan model pakaian terhadap anak-anaknya.
Namun lupa menanam ajaran agama dan akhlak.

Hari-hari yang ganjil.
Para Pejabat tidak ikhlas bekerja dengan Alasan gaji sedikit.
Namun mereka Lupa sesungguhnya Allah memberkati rezeki yang halal dan menghilangkan berkah dari rezeki yang Haram.

Hari-hari yang ganjil
Pemuda dan pemudi berjam-jam menghabiskan waktunya, jalan-jalan dan bermain-main di Mall atau di Pasar.
Namun merasa letih dan berat mengerjakan shalat walau hanya satu Rakaat.

Hari-hari Ganjil.
Pemuda dan pemudi asik mendengarkan lagu dengan hati yang girang.
Namun jika mendengar Firman-firman Allah hati mereka menjadi sesak. seolah-olah mereka hendak naik ke langit sedang mereka tidak Tahu bahwa perkara yang halal tidak boleh bercampur dengan perkara yang Haram.

Hari-hari sangat ganjil.
Kita mampu membeli yang enak-enak dan yang bagus-bagus, baik itu sedikit maupun banyak. kita mampu membayarnya dengan beratus-ratus dollar.

Namun ketika kita jumpai kotak amal, terlebih dahulu kita cari petugas kotak amal supaya ia tahu bahwa kita telah memasukkan uang receh kemudian kita bangga mendengar bunyi uang receh jatuh ke dalam kotak amal.

Hari-hari yang ganjil.
Kita setting alerm takut terlambat datang kerja.
Namun lupa menghadap Allah di shalat subuh, padahal kita tahu bahwa kita dapat setting alerm untuk shalat dan kerja.

Hari-hari sangat ganjil
Kita saling caci, dan membicarakan keburukan makhluk-Makhluk Allah.
Namun kita lupa akan firman Allah “Tiada suatu ucapan pun yang diucapkannya melainkan ada di dekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir” .

Hari-Hari yang ganjil.
Kita Mengeluh dari banyaknya musibah dan bencana.
Namun kita lupa Akan Firman Allah “Maha Suci Allah yang telah menggerakkan untuk kami kendaraan ini kepada kami padahal kami tiada kuasa menggerakkannya”.

Hari-hari yang ganjil.
Para suami dan bapak membiarkan melihat isteri dan anak perempuannya memakai pakaian dengan menampakkan aurat yang menimbulkan Fitnah, tanpa ada Rasa Ghiroh dan tidak ada keberanian untuk mencegahnya dengan Alasan mereka sudah mengerti, Hak Asasi dan peradaban modern.

Hari-hari yang ganjil.
Pada saat pesan ini sampai kepadamu, maka dengan begitu engkau menjadi salah seorang yang bergabung dalam memberikan peringatan tentang sunnah-sunnah Nabi, Nabi Muhammad shallahu alaihi wa sallam.

Apa yang kami harapkan darimu adalah ikut serta menghidupkan sunnah Nabi sedikitnya walau hanya dengan satu perbuatan sunnah.

Memelihara Hadist yang mulia. Dengan demikian Anda telah bergabung dengan kami dalam menyebarkan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam.

Jadilah anda salahseorang yang mengajak kepada kebaikan.

Forwad dan sebarkan pesan ini agar semakin bertambah pahala dakwah.

(Faiz Jafar Alamri)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s