Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

Electromyography

Tinggalkan komentar

NicoletEDX_v21EMG (Electromyography) adalah prosedur diagnostik untuk menilai kesehatan otot dan sel-sel saraf yang mengendalikan mereka (motor neuron).

Neuron motorik mengirimkan sinyal listrik yang menyebabkan otot berkontraksi. Sebuah EMG menerjemahkan sinyal-sinyal ke grafik, suara atau nilai-nilai numerik yang menafsirkan secara spesialis.

Sebuah EMG menggunakan perangkat kecil yang disebut elektroda untuk mengirimkan atau mendeteksi sinyal-sinyal listrik. Elektroda jarum dimasukkan langsung ke dalam otot mencatat aktivitas listrik dalam otot itu

Sebuah studi konduksi saraf, bagian lain dari EMG, menggunakan elektroda ditempelkan ke kulit (elektroda permukaan) untuk mengukur kecepatan dan kekuatan sinyal perjalanan antara dua titik atau lebih.

Hasil EMG dapat mengungkapkan disfungsi saraf, disfungsi otot atau masalah dengan transmisi sinyal saraf-to-otot.

Demikian definisi atas cara kerja dari perangkat EMG tsb dari MayoClinic.

***

Awal mulanya saya ke Neuroscience (Poli Syaraf) atas rujukan dari dr. Susyiana Tamin Sp.THT-KL dari RS THT-Bedah Proklamasi, Jakarta. Sejak 06/07/15 terinfeksi flu dan didiagnosa Sinus Maxillaris di Pipi Kiri, yang diduga karena infeksi gigi geraham kiri atas saya yang bolong, sehingga meradang yang menyebabkan Sinus ini.

Namun, dalam perjalanan waktu, saya masih proses pengobatan Sinus Maxillaris Kiri ini, pada tanggal 12/08/15, dari malamnya hingga keesokkan hari, suara saya serak dan hilang. Jika dipaksakan berbicara, rasanya capek di tenggorokkan.

dr. Susyiana berujar bahwa kehilangan suara bisa pulih jika belum 2 (dua) minggu. Sehingga dengan optimis saya mengikuti saran beliau untuk terapi obat yang diresepkan. Pesan beliau, jika lebih dari 2 (dua) minggu suara belum pulih seperti semula, perlu ditindaklanjuti dengan pemeriksaan Laringoskopi dengan memasukkan kabel berkamera ke rongga tenggokkan untuk melihat pita suara dan hidung untuk sinus.

Hasilnya didapati otot pita suara kanan saya kurang fleksibel. Beliau pun “mengintrograsi” saya dengan penasaran karena tidak ada gejalanya dan harus dicari tahu dahulu penyebabnya sebelum diambil langkah lebih lanjut.

Beliau menggali riwayat medis saya maupun keluarga, misalnya :

  • Stroke ringan
  • pernah lumpuh sebelah
  • Diabetes
  • Hipertensi
  • Kena Benturan
  • Mata melihat objek berbayang

Karena pita suara saya belum pulih juga, beliau meminta saya :

  1. Rontgent Thorax, untuk mendeteksi jika ada pembengkakan Jantung , langsung saya lakukan di RS THT Proklamasi ini.
  2. Konsul ke Spesialis Neuroscience, untuk memastikan kinerja syaraf Nomor X : Neuro Vergus, syarat yang berhubungan dengan pita suara.
  3. dan menekankan lagi agar segera Cabut Geraham Kiri Atas ke dokter Spesialis Bedah Mulut, karena Sinus tersebut disebabkan oleh infeksi gigi yang berlubang.

 

Senin, 28 September 2015 kemarin saya tiba di RSCM pukul 09.20 WIB, dengan penuh kesabaran akhirnya saya dipanggil ke ruang tes EMG sekitar pukul 14.40 WIB dan memakan waktu hampir sejam didalamnya.

Tiga titik yang direkam yang membuat tidak nyaman dengan aliran strum dengan voltase tertentu. Titik yang diseram disisi kanan mulai dari titik leher bawah telinga, kedua pundak dan terakhir dipergelangan tangan.

“Hasilnya baru bisa diambil pekan depan” demikian ujar dokter yang memeriksa EMG.

Semoga ikhtiar ini dijalani dengan penuh kesabaran dan keiklasan dan makin dikuatkan dalam bingkai Iman Islam. Aamiin.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s