Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

Ibunda Tercinta : Kesadaran Menurun

Tinggalkan komentar

medical_symbolKami masih optimis dengan kondisi Ibunda, mengingat pagi tadi kami sudah memperoleh pendonor darah. Ibunda membutuhkan transfusi darah sesuai golongan darahnya AB sebanyak 500 cc.

Pihak Unit Transfusi Darah dan Perawat menyatakan membutuhkan waktu 4-5 jam untuk menyocokkan darah pendonor dan calon penerima donor. Kami percaya dan serahkan prosesnya ke pihak yang kompeten di RS Fatmawati ini.

Berikut ini perjalanan ibunda di RS Fatmawati dimalam II opname.

0000 : Saat saya melintasi ruang perawat, salah seorang perawat memberi kabar bahwa Ibunda sudah bisa dipindahkan dari kamar rawat kelas III ke kamar kelas II, walau hak-nya di kamar kelas I, kami sepakati.
0030 : Pindah Kamar Kelas II di Gedung Prof. Soedarto
0100 : Masih memanggil-manggil, tak lama tertidur.
0200 : Masih memanggil-manggil, tak lama tertidur pulas.
0600 : Setelah di-wudhu-i, Ibu shalat shubuh sambil tiduran.
0630 : Sambil menunggu datangnya sarapan dari petugas gizi RS Fatmawati, ibu lalu coba disuapi dengan biskuit dan mau, namun sudah tidak memiliki kemampuan untuk menelan. Ditawari minum dan mau. Minum dengan disendoki, tetapi air yang disuapi pun tidak bisa didorong sehingga batuk dan dahak yang keluar.
0700 : Pules tertidur dengan suara berat, mulai setengah tidak sadar.
0800 : Konfirmasi ke perawat, apakah asupan obat yang masuk lewat infus membuat kantuk.
1230 : Ditanya mau makan-minum.. Masih respon dengan “hh..h..h”. Tapi bibir sudah mulai pucat, dengan setengah tidak sadar dengan suara grok-grok.
1300 : Ganti pampers Ibu dan dibersihkan, diberi minyak zaitun juga untuk ruam-ruam dikulitnya.
1500 : dr. Lindawati Sp.P. visite untuk mengontrol kondisi Ibu, beliau menyatakan ibu kondisinya sudah memasuki tahap “Kesadaran Menurun”. Jadi, harus masuk ICU / HCU alias High Care Unit. Kami diminta koordinasi dengan perawat, pihak perawat yang mengurus perpindahannya.
1700 : Saya menandatangani surat penyataan pindah setelah memperoleh konfirmasi dari perawat mengenai ruang HCU yang diperoleh.
1730 : Ibunda di-uap lagi, terus di suction
1830 : Pasang alat bantu selang makan dan kateter.
2200 : proses pindah dari Kamar Inap Gedung Prof. Soedarto RS Fatmawati ke Ruang High Care Unit (HCU).
2230 : perawat senior memanggil perwakilan keluarga, diwakili oleh saya, perawat senior menyampaikan bahwa kondisi Ibu yang masuk HCU dalam keadaan sudah drop, pihak keluarga harus menguatkan doa-doa dan siapkan mental jika terjadi hal yang diluar kekuasaan kita.
2300 : Eva dan Kausar pulang ke rumah untuk istirahat, mengingat eva sedang mengandung +/- 3 bulan, sehingga membutuhkan istirahat yang cukup.
2400 : Saya duduk disisi kanan tempat tidur Ibu yang penuh kabel, selang oksigen, rekam jantung dll, dengan pikiran yang penuh bercabang. Teringat dosa dan salah selama ini. Bakti kepadanya yang tak ada apa-apanya… Terlebih belum sempat memberangkatkan umroh atau meng-haji-kan…

 

bersambung ke Sejak dari HCU ke TPU

 

 

source image : rexhealthblog dot com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s