Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

Produk Revolusi Catat Mental

Tinggalkan komentar

Rasanya baru kali ini saya tulis menyangkut kementerian di Kabinet era sekarang, gegara surat berkop resmi yang menjadi viral.

Yuddy Chrisnandi

Sebenarnya males juga nimbrung ini, tapi apa daya, diawal dilantik, menteri ini dengan lantang bicara reformasi birokrasi hingga terakhir wacana rekrut profesional untuk memperkuat kinerja instansi negara tapi dengan statusnya Non-PNS hingga moratorium rekrutmen PNS dan pemangkasan jumlah PNS berdasarkan kompetensi, kualifikasi dan kinerja hingga 37.1 % dari 4,7 juta menjadi 3,5 juta.

Nepotisme resmi via Nota Dinas ini jelas-jelas sudah ada Niat (meminjam istilah KPK mode on) untuk menyelewengkan wewenang dan jabatan untuk koleganya Wahyu Dewanto satu partai, Partai Hanura yang plesiran bersama keluarganya ke luarnegeri.

Kedua, pihak yang mengemis fasilitas negara tersebut masih tercatat sebagai anggota DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019, diragukan kunjungannya tersebut dalam rangka dinas negara. Pun jika dinas resmi dari negara, tentu saja ketebelece seperti ini tidak dibenarkan.

Ketiga, apakah Sekretaris Kementerian PAN-RB ini lancang menandatangani begitu saja tanpa sepengetahuan bos-nya. ? Atau tandatangan tanpa membaca dan mencemati dengan teliti isinya ? Jika sudah begini, seperti biasa, seribu bantahan khas intelek muncul.

Terakhir, jika memang benar Menteri Yuddi Chrisnandi tidak mengetahui surat yang terlanjur bocor ke publik ini, tentu ini pencatutan nama pejabat untuk pentingan pribadi dan golongan. Apakah sang menteri akan melaporkan atau menindak ? Atau mengendap begitu saja seperti papa minta saham, dan sang papa biasa-biasa saja wibawanya dicatut.

Agar, publik tahu, ya publik berhak tahu, karena anda pejabat publik!. Siapa yang berbohong.

***

Jadi ingat juga bahwa beberapa hari lalu, Prof. Dr. @yuddychrisnandi ini yang lantang memperkarakan seorang Guru Honorer asal Brebes yang sudah “kalap” mengirimkan SMS ancaman ke beliau, ya itu karena terdesak situasi dan kondisi kemanusiaan yang dihadapinya bertahun-tahun tanpa ada peningkatan taraf kesejahteraanya.

Sampai akhirnya dalam diamnya,  Mantan Menteri Pertanian @suswono turun menjaminkan dirinya agar guru tersebut dibebaskan dari tahanan Polda Metro Jaya.

***

Sampai saya posting ini, MenPAN-RB Yuddi Chrisnandi tidak juga menyampaikan pernyataan atau bantahan di Twitter-nya.

MenPAN-RB : Penyalahgunaan Aset Negara, untuk Rekreasi dan Berlibur.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s