Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

Ramadhan adalah Tanah yang Subur

Tinggalkan komentar

Menyambut-ramadhanBanyak orang yang membutuhkan ramadhan hari ini. Banyak orang yang berteriak meminta kembali ke dunia agar dapat mengamalkan amalan-amalan bulan suci ramadhan.

Lalu dijawab oleh Allah SWT dalam Quran :
“Apakah masih kurang umurmu di dunia ?”
“Bukankah sudah dikirimkan kepadamu para Nabi dan Rasul ?”

Butuhnya kita akan bulan Ramadhan karena kita memiliki banyak dosa-dosa, dan dibulan inilah saata kita dimudahkan mendapatkan pengampunan dan menambah pahala amal.

QS. Thaha 20 : 124-126 :
124. Dan barangsiapa berpaling dari peringatan-Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta.
125. Berkatalah ia: “Ya Tuhanku, mengapa Engkau menghimpunkan aku dalam keadaan buta, padahal aku dahulunya adalah seorang yang melihat?.
126. Allah berfirman: “Demikianlah, telah datang kepadamu ayat-ayat Kami, maka kamu melupakannya, dan begitu (pula) pada hari ini kamupun dilupakan.

Tadabbur ayat : Surat Thoha 124-126 menerangkan keadaan orang yang dibangkitkan dalam keadaan buta padahal sewaktu didunia melihat, disebabkan sewaktu didunia lalai dan lupa.

Jangan sepelekan Ramadhan, jangan biasa-biasa saja dengan Ramadhan. Bersungguh-sungguhlah dalam menghadapi Ramadhan. Salahsatu bentuk kita bersungguh-sungguh adalah dengan memulai hari ini adalah tidak menyepelekan shalat shubuh berjamaah.

Manusia yang sudah mati menginginkan seandainya diberikan kesempatan untuk bisa beramal, karena sifat manusia mudah melupakan, suka lupa dan untuk selalu ingat harus dengan kebersamaan dengan jama’ah.

Kebersamaan kita dalam Jamaah majelis zikir ini, akan mengingatkan kita jika kita lupa. Jangan senang dengan bersendirian, karena syaitan bersama orang-orang yang senang bersendirian.

Agar kita sukses dalam Ramadhan, cara pandang kita adalah seperti kita dipinjamkan sebidang tanah yang luas dan sangatlah subur. Kita tidak pernah mendengarkan secara jelas dalam Hadist seperti apa pahala puasa Ramadhan. Tapi yang ada adalah ganjaran atas amalan-amalan di bulan Ramadhan. Bahkan pahalanya 700 X lipat ganjarannya.

Allah berfirman “Setiap amalan anak Adam adalah untuk dirinya sendiri, kecuali amalan puasa itu untuk Allah SWT”

Ibarat tanah, maka Ramadhan adalah tanah yang subur, tinggal kita memilih dan memprioritaskan tanaman unggul / pilihan yang hasilnya sangat melimpah.

Tanaman yang mesti kita tanam dibulan Ramadhan adalah :

  1. Mengakhirkan sahur.
  2. Menyegerakan berbuka pada waktunya.
  3. Tilawah Al-Quran.
  4. Qiyamullail (berdiri bersama Imam -tarawih hingga selesai witir).
  5. Memperbanyak amalan-amalan sunnah.
  6. Meninggalkan amalan-amalan mubah.
  7. Memperbanyak berdzikir dan berdo’a.
  8. Memperbanyak infaq, shodaqoh -menunaikan zakat (fitral, maal) (Ziswaf).
  9. I’tikaf sepuluh hari terakhir.
  10. Mencari malam Lailatul Qodar

 

Semoga kita bisa mengamalkannya di Bulan Ramadhan tahun ini, Aamiin.

 

[catatan Kuliah Shubuh di Musholla Nurul Hidayah-Cahaya Titis bersama Ust DR. H. Wido Supraha]

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s