Laskar Cinta

selamat tinggal kebodohan dan pembodohan

Tadabbur QS. Al-Kahfi

Tinggalkan komentar

Tadabbur bersama Ust. DR Wido Supraha.

Surat Al-Kahfi disebut juga Ashabul Kahfi adalah surah ke-18 dalam Al-Quran. Surah ini terdiri atas 110 ayat, termasuk golongan surah-surah Makkiyah. Dinamai Al-Kahfi dan Ashabul Kahfi yang artinya Penghuni-Penghuni Gua. Untuk ayat 1-75 masuk Juz 15 dan ayat 76-110 masuk Juz 16.

Fadilah membaca surat Al-Kahfi di hari Jumat. Selain dibaca seluruh ayatnya, diprioritaskan untuk membaca 10 ayat diawal atau diakhir surat al-Kahfi, maka ia akan diselamatkan dari Dajjal. Surat al Kahfi masuk prioritas bagi kita setelah surat al Anfaal.

Yang menarik dari Surat Al Kahfi yakni adalah ;

  • diawali dengan peneguhan tentang Al Quran
  • diakhiri dengan peneguhan tentang Al Quran
  • dan ditengah-tengahnya juga tentang peneguhan tentang Al Quran.

Kedua, didalam surat Al Kahfi ini mengandung 4 (empat) kisah besar, diantaranya :

  1. Ashabul Kahfi
  2. Dua Pemilik Kebun Anggur
  3. Nabi Khodir dengan Nabi Musa AS
  4. Dzulkarnain

Salahsatu mukjizat dari Al Quran itu adalah keindahan gaya bahasanya. Dan dalam satu surat al Kahfi ini terdapat satu kesatuan tujuan dan maksud besar yang ingin Allah Subhaanahu wa Taala sampaikan kepada kita dalam kisah dalam surat al Kahfi ini. Makanya kita diperintahkan untuk mentadabburi atau memaknai dan mengambil pelajaran dari kisah yang disampaikan dalam al Quran ini.

Dalam 10 (sepuluh) ayat pertama adalah Peneguhan Tentang Iman dan Ketauhidan.
Dalam 10 (sepuluh) ayat terakhir berbicara tentang peneguhan al Quran dan bahwa Iman harus dipadukan dengan ‘Amal Shalih.

Yang menarik disini adalah pada ayat penutup surat Al Kahfi ayat 110 berbicara tentang ‘Amal Shalih yang diridho-i, artinya sesuai dengan tatacara Rasulullah SAW, harus dipadukan dengan Niat yang Ikhlas. Karena ini menjadi 2 (dua) syarat ‘Amal.

~~~
1. Ashabul Kahfi
Adalah kisah 07 (tujuh) Pemuda yang lari menyelamatkan diri dari masyarakatnya selama 309 tahun, karena ditolak oleh Penguasa dan Rakyat setelah didakwahi.

Ada kata kunci : BERGERAK.

2. Dua pemilik Kebun Kurma
Adalah kisah dua orang pemilik kebun kurma yang setiap hari bergerak membaguskan kebun mereka masing- masing agar memiliki kekayaan.

Namun, diawalnya mereka berdua beriman, tetapi yang satu berubah imannya dan kufur akan nikmat karena takjub dengan kebunnya yang indah.

Disinilah persahabatan sejati saat seorang ikhwan yang menasihati dia untuk kembali ke jalan Allah SWT.

Ada kata kunci : BERGERAK.

3. Nabi Musa dan Khodir.
Inilah kisah antara murid dan guru. Yang menarik dari kisah ini diperlihatkan dalam sebuah hadist bahwa Nabi Musa AS memandang dirinya merasa paling pandai, dan ini berbicara tanpa wahyu. Sehingga Allah SWT marah dan memerintahkan Nabi Musa untuk berguru kepada orang lain. Ternyata diluar itu ada orang yang lebih pandai daripada dirinya. Kedua, Nabi Khodir juga bersedia mengajari Nabi Musa AS dengan kontrak pendidikan.

Disini Nabi Musa AS bergerak – berjalan mencari gurunya dan pergerakkan ini melelahkan. Dan menunjukkan bahwa menuntut ilmu itu melelahkan.

Ada kata kunci : BERGERAK.

4. Kisah Dzulqarnain.
Dzulqornain bukanlah seorang Nabi, tapi ia adalah seorang Raja yang Adil, Bijaksana dan menegakkan
Kebenaran. Ada inspirasi bergerak juga dikisah ini. Dzulqarnain senang bergerak keliling dunia, dan ada
seorang rakyatnya yang meminta tolong agar diselamatkan dari Ya’jud Ma’juj dan dicarikan solusinya.

Dzulqarnain sebagai seorang raja ternyata tidaklah sombong saat rakyatnya meminta tolong. Kita belajar
kepemimpinan disini.

Dzulqornain tidak mengerjakannya sendiri walau ia bisa menyelesaikannya tetapi disini ia melibatkan rakyatnya, hanya Dzulqornain membantu dan mengarahkan bagaimana tata-cara mencari solusi dengan ilmu dan pengetahuan.

Inilah ciri seorang pemimpin yang bisa menggerakkan rakyatnya dan tidak dikerjakan sendiri. Disini ada kata kunci : BERGERAK.

Pelajaran dari 4 (empat) kisah diatas dalam surat al Kahfi :
1. Fitnah Beragama.
2. Fitnah Kekayaan.
3. Fitnah Ilmu.
4. Fitnah Kekuasaan.

Berhati-hatilah dengan fitnah karena fitnah itu datangnya dari Iblis dan agar kita terjaga dari Fitnah, maka kokohkan diri ini dengan Al Quran. Wallahu’alam.

source image disini

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s